Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Warga Cibulakan - Benjot Kompak Tolak Izin Pembangunan Baru Peternakan Ayam

info sembilan news
7 Feb 2026, 14:01 WIB Last Updated 2026-02-07T07:01:20Z



Warga Desa Cibulakan dan Desa Benjot saat menggelar rapat koordinasi di ruang Pustu Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, pada Jumat (6/2/2026),  (Foto : Dedi/InfoSembilannews)

CIANJUR - Warga perbatasan Desa Cibulakan dan Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk menyikapi rencana pembangunan baru peternakan ayam yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman. 

Dalam pertemuan tersebut, warga sepakat menyatakan penolakan terhadap rencana perizinan proyek tersebut.
Rakor dilaksanakan di ruang Pustu Desa Cibulakan pada Jumat (6/2/2026) siang, dan dihadiri unsur tokoh masyarakat, aliansi warga, RT/RW, karang taruna, serta perwakilan masyarakat dari dua desa yang berbatasan langsung.

Ketua RW 03 Desa Cibulakan, Mustofa, menjelaskan bahwa rapat koordinasi digelar sebagai tindak lanjut aspirasi warga yang merasa keberatan atas rencana pembangunan kandang ayam baru.

“Awalnya agenda audiensi akan dilaksanakan di aula desa, namun karena masih jam kerja, kami berkoordinasi dengan kepala desa dan akhirnya menggunakan ruang Pustu. Hasil rakor hari ini, pada intinya seluruh warga Cibulakan dan Benjot menolak pembangunan peternakan ayam dengan dalih apa pun,” ujarnya.

Menurutnya, kekhawatiran utama warga berkaitan dengan dampak lingkungan dan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). Terlebih, lokasi rencana pembangunan berada di titik perbatasan dua desa dan hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga.

Ia menambahkan, keberadaan peternakan ayam di wilayah tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 1992. Namun saat itu lokasinya masih relatif jauh dari permukiman.

“Kalau dulu mungkin masih bisa dimaklumi karena jaraknya jauh. Sekarang justru sangat dekat dengan warga, sehingga masyarakat kompak menolak jika ada pembangunan baru lagi,” tegas Mustofa.

Senada, Ketua RT 04 Kampung Gerogol Kulon, Ikin, menyampaikan keberatan warganya yang tinggal berdekatan dengan lokasi rencana proyek di Kampung Pangkalan, wilayah Desa Benjot.

“Saya mewakili warga yang terdampak langsung merasa keberatan. Kami khawatir lingkungan menjadi kotor, menimbulkan penyakit, dan berdampak buruk bagi kesehatan anak-anak serta generasi ke depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, warga di wilayah RT 04/RW 03 sepakat menolak pendirian bangunan baru peternakan ayam tersebut.

Dalam rakor itu tercatat sekitar 70 warga hadir. Usai pertemuan, perwakilan warga langsung bergerak menuju Kantor Desa Cibulakan untuk menyusun surat penolakan resmi yang akan ditujukan kepada kepala desa, disertai dukungan lembaga desa serta aliansi masyarakat dua wilayah.

“Rencananya hari Senin kami akan melanjutkan ke Desa Benjot, kemudian ke Kecamatan Cugenang hingga dinas terkait di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (Red)

Iklan