(Foto : Ilustrasi/infosembilannews.com)
CIANJUR - Sejumlah orang tua murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Cikancana, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, mempertanyakan hak bantuan PIP anak-anak mereka yang diduga tidak diterima secara utuh.
Para orang tua mengaku bantuan PIP yang diterima selama ini tidak sesuai dengan data pencairan yang tercatat dalam aplikasi resmi Sistem Informasi PIP (Sipintar). Perbedaan antara data aplikasi dan realisasi penerimaan dana tersebut menimbulkan tanda tanya dan keresahan di kalangan wali murid.
DW, salah satu orang tua murid, mengungkapkan bahwa anaknya berinisial DF selama bersekolah di SDN Cikancana hanya menerima bantuan PIP sebanyak tiga kali. Padahal, setelah dilakukan pengecekan melalui aplikasi Sipintar, DF tercatat telah menerima bantuan sebanyak enam kali sejak tahun 2017 hingga 2022.
“Anak saya DF selama sekolah di SDN Cikancana baru menerima bantuan PIP tiga kali. Sementara di aplikasi Sipintar tercatat dana sudah masuk enam kali, yaitu tahun 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, dan 2022. Lalu yang tiga kali lagi ke mana?” ujar DW saat ditemui awak media di kediamannya.
Keluhan serupa juga disampaikan VN, orang tua murid berinisial SH. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui adanya ketidaksesuaian antara bantuan yang diterima dengan data yang tercatat di Sipintar.
“SH baru menerima bantuan PIP satu kali selama sekolah di SDN Cikancana. Namun di aplikasi Sipintar tercatat dana sudah masuk tiga kali berturut-turut pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Dua kali bantuan itu saya tidak pernah menerimanya,” ungkap VN.
Hal senada disampaikan AA, orang tua murid berinisial NM. Berdasarkan data Sipintar, NM tercatat menerima bantuan PIP sebanyak tiga kali pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Namun dalam kenyataannya, AA mengaku hanya menerima bantuan satu kali.
“NM selama sekolah di SDN Cikancana baru menerima bantuan PIP satu kali. Aneh, di Sipintar tercatat dana sudah masuk tiga kali berturut-turut. Dua bantuan lainnya itu ke mana?” katanya.
AA juga mengungkapkan bahwa buku tabungan SimPel PIP milik anaknya tidak dipegang oleh orang tua, melainkan berada di pihak sekolah.
“Buku tabungan selalu ada di sekolah,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, infosembilannews telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah terkait keluhan para orang tua murid tersebut, bahwa permasalahan tersebut sudah diselesaikan. (Pen)
