Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Konfercab PMII Cianjur Sah dan Konstitusional, Abdul Rohim Rijki Resmi Pimpin Cabang 2026 - 2027

info sembilan news
31 Jan 2026, 21:37 WIB Last Updated 2026-01-31T16:14:20Z



Cabang PMII Cianjur terpilih, Sahabat Abdul Rohim Rijki (tengah), bersama jajaran BPK dan demisioner pengurus saat Konferensi Cabang PMII Kabupaten Cianjur di Gedung PCNU Cianjur Infosembilannews.com)

CIANJUR - PMII Kabupaten Cianjur telah melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Cianjur. Pelaksanaan Konfercab tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) PMII.

Berdasarkan hasil Konfercab yang sah dan konstitusional, maka masa khidmat kepengurusan PMII Kabupaten Cianjur periode 2026–2027 secara resmi jatuh kepada Ketua Cabang terpilih Sahabat Abdul Rohim Rijki. Penetapan ini dinyatakan sah, legal, dan sesuai mekanisme organisasi.

Demisioner Ketua Cabang PMII Kabupaten Cianjur, Sahabat Saepulrohman, dalam keterangannya menegaskan pentingnya menjaga nilai dasar PMII dalam setiap proses organisasi.

“PMII dibangun atas dasar nilai intelektualitas dan moralitas. Jika ada proses yang tidak sesuai mekanisme, maka itu harus dibenahi, bukan ditutup-tutupi. Transparansi dalam setiap tahapan kaderisasi merupakan keharusan, termasuk kelengkapan administrasi serta pemenuhan syarat kegiatan lapangan seperti PKL (Pendidikan Kader Lanjut) maupun tahapan pengkaderan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Pekerja Konfercab (BPK) menegaskan bahwa seluruh rangkaian Konfercab telah dilaksanakan secara terbuka, partisipatif, dan berlandaskan aturan organisasi.

“BPK memastikan bahwa seluruh tahapan Konfercab PMII Kabupaten Cianjur berjalan sesuai AD/ART dan PO. Setiap keputusan yang dihasilkan merupakan hasil musyawarah forum tertinggi di tingkat cabang dan memiliki legitimasi organisasi,” ujar perwakilan BPK.

Ketua Cabang PMII Kabupaten Cianjur terpilih, Sahabat Abdul Rohim Rijki, menyampaikan komitmennya untuk menjaga marwah organisasi serta merangkul seluruh kader PMII Kabupaten Cianjur pasca-Konfercab.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh kader PMII Kabupaten Cianjur untuk kembali memperkuat persatuan, menghormati hasil forum, serta bersama-sama membangun PMII yang berlandaskan nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas. Perbedaan dalam dinamika Konfercab adalah hal wajar, namun persatuan dan kaderisasi tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Konfercab ini, diharapkan kepemimpinan baru PMII Kabupaten Cianjur dapat melanjutkan estafet perjuangan organisasi secara konsisten, transparan, inklusif, dan berorientasi pada penguatan kaderisasi serta pengabdian kepada masyarakat. (Red)

Iklan