Petugas kebersihan saat mengangkut tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Cikalong arah Jonggol (Foto : Red/InfoSembilannews)
CIANJUR - Permasalahan sampah yang menumpuk di pinggir jalan raya wilayah Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, masih menjadi perhatian serius pemerintah desa.
Tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga kerap merusak pemandangan dan menimbulkan bau tidak sedap bagi pengguna jalan.
Kepala Desa Sukagalih, Drs Dudi Aryadikara, Msi menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama petugas kebersihan secara rutin melakukan pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikalong setiap pekan.
“Setiap hari sampah yang terkumpul kami angkut ke TPA. Jadwal pengangkutan rutin dilakukan dua kali dalam sepekan, yakni hari Rabu dan Sabtu,” ujarnya, kepada InfoSembilannews, kamis (16/4/2026).
Namun demikian, ia menjelaskan pihak desa mengakui masih ada kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan di pinggir jalan tanpa mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Bahkan, menurutnya, ada warga dari luar lingkungan yang menitipkan sampah tanpa membayar iuran kebersihan.
“Ada juga yang hanya menitip sampah, tapi tidak membayar iuran. Mereka buang begitu saja di pinggir jalan,” tambahnya.
Kondisi ini membuat pemerintah desa harus bekerja ekstra untuk menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mengimbau masyarakat agar memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan berpartisipasi dalam iuran kebersihan.
Pemerintah Desa Sukagalih berharap adanya kesadaran kolektif dari warga agar persoalan sampah di pinggir jalan tidak terus berulang, sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas. (Red)

