Pendidikan Politik GOW Kabupaten Cianjur bersama dr. Cellica Nurrachadiana dalam kegiatan Pendidikan Politik untuk Perempuan di Gedung Balerancage, Cianjur, Senin (12/10/2026). (Foto : Warpol)
CIANJUR - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Cianjur mendorong peningkatan pemahaman dan partisipasi perempuan dalam dunia politik melalui kegiatan bertema “Pendidikan Politik untuk Perempuan” yang digelar di Gedung Balerancage, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan GOW Kabupaten Cianjur yang menaungi 85 organisasi perempuan. Hadir dalam kegiatan itu anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Demokrat, dr. Cellica Nurrachadiana, M.K.Kes., anggota DPRD Kabupaten Cianjur, tokoh perempuan, perwakilan organisasi wanita, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran perempuan mengenai pentingnya pendidikan politik, pemahaman hak-hak politik, serta keberanian mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan, baik di tingkat desa maupun daerah.
Sekretaris GOW Kabupaten Cianjur, Hj. Pipih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan harus turut ambil bagian dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam menentukan arah kebijakan publik.
“Perempuan di Cianjur harus ikut andil dalam ranah politik. Saat ini sudah banyak perempuan yang menjadi tokoh politik, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Cianjur yang juga dijabat oleh perempuan,” ungkapnya.
Ia menilai, kehadiran perempuan dalam lembaga politik merupakan bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pemerintahan. Karena itu, pendidikan politik perlu terus diperkuat agar semakin banyak perempuan yang memahami peran, hak, dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.
Dalam kesempatan tersebut, isu keterwakilan perempuan sebesar 30 persen juga menjadi salah satu perhatian. Keterlibatan perempuan dinilai penting agar aspirasi dan kepentingan kaum perempuan dapat tersampaikan secara lebih luas dalam proses penyusunan kebijakan.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Demokrat, dr. Cellica Nurrachadiana, M.K.Kes., menyampaikan harapan agar keterwakilan perempuan dalam lembaga perwakilan masyarakat semakin meningkat.
Perhatian juga diarahkan kepada perempuan yang menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal serta berperan aktif dalam menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, perempuan yang terlibat dalam lembaga perwakilan harus memiliki pemahaman yang baik mengenai tanggung jawabnya sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara dan tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan serta aspirasi terkait peluang dan tantangan perempuan dalam berkiprah di dunia politik.
Melalui kegiatan pendidikan politik ini, GOW Kabupaten Cianjur diharapkan dapat terus mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang berwawasan luas, berani menyuarakan aspirasi, serta mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan.
Peningkatan partisipasi perempuan bukan sekadar persoalan jumlah keterwakilan, tetapi juga menyangkut kualitas kontribusi, kapasitas kepemimpinan, dan kemampuan memperjuangkan kepentingan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang lebih inklusif.
(R. Pujiastuti)
