Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

29 Satlat Turunkan 181 Petarung, Tarung Derajat Cianjur Panaskan GOR DPRD

info sembilan news
28 Sep 2026, 07:58 WIB Last Updated 2026-09-28T00:58:17Z



Sejumlah petarung mengikuti Matras Pengkab Tarung Derajat Cianjur di GOR DPRD Cianjur, Minggu (27/9/2026). (Foto : Dedy/Infosembilannews.com)

CIANJUR - Sebanyak 181 petarung dari 29 Satuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat se-Kabupaten Cianjur ambil bagian dalam kegiatan Gelar Matras Pengkab Tarung Derajat Cianjur yang berlangsung di GOR DPRD Cianjur, Minggu (27/9/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi pembinaan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menjaring atlet-atlet muda potensial untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat daerah hingga nasional.

Ketua Harian Pengkab Tarung Derajat Cianjur, Andri Suryadina, mengatakan Gelar Matras merupakan bagian dari program pembinaan rutin bagi atlet dari berbagai kelompok usia.

“Gelar Matras ini menjadi sarana evaluasi pembinaan sekaligus memberikan jam terbang kepada atlet. Pesertanya mulai dari usia dini, SMP, SMA hingga kategori umum,” ujarnya.

Menurut Andri, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses regenerasi. Atlet-atlet muda yang memiliki potensi diharapkan dapat menjadi pelapis bagi atlet senior sekaligus dipersiapkan menghadapi Kejurda maupun Kejurnas.

Selain diikuti 29 Satlat dari Cianjur, kegiatan tersebut turut diramaikan peserta dari luar daerah, salah satunya Satlat asal Sukabumi. Kehadiran peserta lintas daerah dinilai semakin memperkuat silaturahmi dan solidaritas antar-petarung.

“Bukan hanya soal menang dan kalah. Yang paling penting adalah bagaimana atlet mendapatkan pengalaman, membangun mental bertanding, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” kata Andri.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menerapkan lima unsur daya moral Tarung Derajat, yakni kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, dan keuletan selama pertandingan.

Para atlet juga diminta menghormati lawan dan wasit serta mematuhi seluruh ketentuan pertandingan full body contact. Menurutnya, kedisiplinan dan sportivitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter seorang atlet.

“Kalah dan menang merupakan bagian dari proses. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk terus 
berkembang,” tuturnya.

Lebih jauh, Andri berharap Gelar Matras dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan menjadi agenda pembinaan bulanan bagi para petarung di Kabupaten Cianjur. Dari kegiatan tersebut diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Cianjur di tingkat Jawa Barat, nasional hingga ajang PON.

Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk KONI, Dispora dan Pemerintah Kabupaten Cianjur, terus diperkuat guna mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Harapannya Tarung Derajat semakin dicintai generasi muda Cianjur dan menjadi wadah untuk membentuk atlet yang berkarakter, disiplin, berani dan berprestasi,” pungkasnya. (Dedy)

Iklan