Tubagus Damarnando Pancalima bersiap mengikuti OMI Tingkat Provinsi Jawa Barat 5 Oktober 2026 setelah meraih peringkat ketiga pada tingkat Kabupaten Cianjur. (Foto : Burdah/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar madrasah di Kabupaten Cianjur. Tubagus Damarnando Pancalima, siswa MAS Al-Falah, berhasil meraih peringkat ketiga Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026 pada bidang Matematika jenjang MA/SMA.
Capaian tersebut sekaligus membuka jalan bagi Tubagus untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia dijadwalkan mengikuti OMI tingkat provinsi pada 5 Oktober 2026.
Bagi Tubagus dan keluarganya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata persoalan peringkat. Perjalanan mengikuti kompetisi menjadi pengalaman penting dalam membangun keberanian, kedisiplinan, kemampuan akademik, sekaligus mental untuk menghadapi persaingan yang lebih luas.
Menjelang kompetisi tingkat provinsi, Tubagus kembali mematangkan persiapannya. Materi Matematika dipelajari secara lebih intensif, sementara dukungan dari keluarga, guru, dan pihak sekolah terus diberikan untuk menjaga semangat dan kepercayaan dirinya.
Dede Rohman, orang tua Tubagus, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya. Menurutnya, keberanian seorang anak untuk mengikuti kompetisi dan menjalani seluruh proses persiapan merupakan sebuah prestasi tersendiri.
“Sebagai orang tua, tentu saya sangat bangga dan bersyukur. Bagi saya, prestasi Tubagus bukan hanya tentang mendapatkan peringkat, tetapi tentang proses yang telah dia jalani. Dia mau belajar, berusaha dan berani mengikuti kompetisi. Itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap Dede Rohman.
Ia juga mengapresiasi dukungan MAS Al-Falah, khususnya para guru dan pembimbing yang telah memberikan ruang kepada Tubagus untuk mengembangkan potensi akademiknya.
Menurut Dede, lingkungan sekolah mempunyai peran penting dalam membentuk keberanian dan kepercayaan diri siswa. Dukungan tersebut menjadi pelengkap dari proses pembelajaran yang dilakukan di rumah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada MAS Al-Falah, para guru dan pembimbing yang telah memberikan dukungan kepada Tubagus. Anak tidak cukup hanya belajar di rumah, tetapi juga membutuhkan lingkungan pendidikan yang mendorong dan memberikan ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Menghadapi persaingan di tingkat Provinsi Jawa Barat, Dede memilih tidak memberikan beban target peringkat kepada putranya. Ia berharap Tubagus dapat fokus mempersiapkan diri, menikmati proses kompetisi, serta mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
“Yang penting belajar dengan sungguh-sungguh, berlatih, berdoa dan memberikan kemampuan terbaik. Kalau hasilnya baik, tentu kita syukuri. Kalau belum sesuai harapan, tetap menjadi pengalaman untuk belajar dan memperbaiki diri,” katanya.
Menurutnya, kompetisi di tingkat provinsi akan memberikan pengalaman baru bagi Tubagus. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah dengan kemampuan dan pengalaman akademik masing-masing.
Karena itu, kesempatan untuk tampil di tingkat provinsi diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi Tubagus untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan.
Selain penguasaan materi, kesiapan mental juga menjadi perhatian dalam persiapan menghadapi kompetisi. Tubagus didorong untuk tetap percaya diri, rendah hati, serta mampu menerima apapun hasil yang diperoleh.
“Terus belajar dan jangan cepat merasa puas. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk terus belajar lebih baik. Tetap rendah hati, hormati guru, dan jangan lupa berdoa. Kami sebagai orang tua akan selalu mendukung dan mendoakan,” tutur Dede.
Bagi keluarga, perjalanan Tubagus di OMI 2026 merupakan bagian dari proses pendidikan yang jauh lebih luas. Di dalamnya terdapat pelajaran mengenai kerja keras, disiplin, keberanian, sportivitas, tanggung jawab, serta kemampuan menerima hasil dengan sikap positif.
Kini, setelah meraih peringkat ketiga di tingkat Kabupaten Cianjur, Tubagus Damarnando Pancalima bersiap membawa semangat MAS Al-Falah menuju panggung OMI Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Apapun hasil yang nantinya diraih, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi perjalanan pendidikan Tubagus sekaligus motivasi bagi pelajar lainnya untuk berani mencoba, berlatih, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
(Dedi Ujang)
