Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Gema Tunas V SKB dan PKBM Jawa Barat Digelar Meriah di Kawasan Sarongge Cianjur

info sembilan news
20 Sep 2026, 13:22 WIB Last Updated 2026-09-20T06:22:25Z



dr. Muhammad Wahyu Ferdian bersama jajaran Forkopimda dan peserta menghadiri kegiatan Gema Tunas V SKB dan PKBM tingkat Jawa Barat di kawasan Valley Nagrog, Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jumat (18/9/2026). (Foto : Bur/Infosembilannews.com)

CIANJUR - Kegiatan Gema Tunas V Satuan Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tingkat Jawa Barat berlangsung meriah di kawasan Valley Nagrog, Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang pembentukan karakter bagi warga belajar sekaligus wadah untuk mempererat silaturahmi antar-SKB dan PKBM dari berbagai daerah.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian, Kapolres Cianjur Alexander Yurikho Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Suci Wijayanti, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Dr. Ir. Metty Triantika, Dandim 0608 Cianjur Inf. Bestok Berry Simarmata, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur H. Ruhli Solehudin, jajaran pendidikan, Forum PKBM serta para undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian menyampaikan, pentingnya keberadaan SKB dan PKBM dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Menurutnya, kegiatan Gema Tunas V diikuti peserta dari sejumlah provinsi, di antaranya Banten, Riau, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sulawesi dan Kalimantan.Bupati mengajak masyarakat yang masih berada dalam usia wajib belajar untuk terus didorong agar mendapatkan pendidikan. 

Sementara bagi masyarakat yang telah melewati usia wajib belajar, termasuk para pemuda maupun orang tua yang sebelumnya terpaksa berhenti sekolah karena bekerja, tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui SKB dan PKBM.

“Bagi yang usia wajib belajar mari kita dorong ke pendidikan. Apabila di luar usia wajib belajar, kita dorong para pemuda atau bapak, ibu yang sudah bekerja dan dulu putus sekolah untuk bisa mengikuti pembelajaran di SKB dan PKBM,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan melalui PKBM juga memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh ijazah kesetaraan Paket B maupun Paket C sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kualifikasi pendidikan.

Bupati juga mengajak masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk tidak berhenti belajar. Menurutnya, semangat menempuh pendidikan harus terus didorong, termasuk bagi warga yang telah berusia lanjut namun masih memiliki keinginan untuk belajar.

“Yang usianya 60, 70 bahkan 80 tahun, kalau masih memiliki semangat, kita dorong agar bisa mengikuti PKBM yang ada di kecamatan masing-masing,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati Cianjur menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, penyelenggara serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Gema Tunas V SKB dan PKBM tingkat Jawa Barat di Kabupaten Cianjur.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga semakin memperkuat semangat masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (Bur/Uk)

Iklan