Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Rawan Longsor, Warga Kampung Pasarean Harapkan Pembangunan TPT

info sembilan news
28 Jun 2026, 10:59 WIB Last Updated 2026-06-28T04:06:57Z



Asep Rustana, saat menunjukkan lokasi bantaran saluran air yang diusulkan untuk dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT) (Foto : Red/Infosembilannews.)

CIANJUR - Warga Kampung Pasarean RT 01/RW 011, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, mengusulkan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang saluran air yang berada di lingkungan mereka. 

Usulan tersebut disampaikan karena kondisi bantaran saluran saat ini dinilai rawan longsor dan sering menyebabkan air meluap ketika hujan deras.

Ketua RT 01, Asep Firmansyah, mengatakan, TPT yang dibutuhkan memiliki panjang sekitar 25 meter dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Menurutnya, pembangunan TPT sangat mendesak untuk mencegah terjadinya longsor sekaligus mengurangi risiko banjir yang kerap menggenangi permukiman warga.

"Setiap kali hujan dengan intensitas tinggi, debit air meningkat dan meluap karena kondisi bantaran saluran sudah mengalami kerusakan. Warga berharap pemerintah segera memberikan perhatian," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa usulan pembangunan TPT telah menjadi aspirasi masyarakat setempat. Ia berharap pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

"Khususnya Bidang Pengairan, dapat segera merealisasikan pembangunan tersebut," ucap dia, kepada Infosembilannews, Minggu (28/06/2026) pagi.

Sementara itu, tokoh masyarakat RW 011, Asep Rustana, juga berharap pembangunan TPT dapat menjadi prioritas agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah, 

"Terutama saat musim hujan," katanya.

Menurut dia, keberadaan TPT tidak hanya berfungsi memperkuat tebing saluran air, tetapi juga melindungi lingkungan dan rumah warga dari ancaman banjir serta longsor yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

"Jadi, berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas PUTR Bidang Pengairan, segera melakukan peninjauan ke lokasi dan merealisasikan pembangunan TPT, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga," tutup Asep Rustana.

Sejak berita ini diterbitkan pihak dinas terkait yaitu dinas PTUR Kabupaten Cianjur belum memberikan jawaban resmi terkait usulan pembangunan tersebut (Dedy)

Editor berita : Bunga Oktavia

Iklan