Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Ratusan Bebek dan Itik Manila Milik BUMDes Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca dan Penyakit Mata Putih

info sembilan news
4 Jan 2026, 21:28 WIB Last Updated 2026-01-04T14:28:23Z



Bebek dan itik manila milik BUMDes Desa Cisarandi yang mati, diduga akibat cuaca ekstrem dan penyakit mata putih ratusan ekor ternak tidak terselamatkan (Foto : Red/InfoSembilannews)

CIANJUR - Usaha peternakan bebek dan itik manila milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Cisarandi,  kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, mengalami kerugian besar akibat kematian ratusan ternak dalam satu bulan terakhir.

Dari total sekitar 650 ekor bebek dan itik manila yang diternakkan, kini tersisa sekitar 100 ekor. Kematian ternak tersebut diduga dipicu oleh cuaca yang tidak mendukung serta serangan penyakit Ceor atau mata putih yang menyerang unggas.

Ketua BUMDes Desa Cisarandi, H. Agus, mengungkapkan bahwa usaha peternakan tersebut baru berjalan selama tiga bulan, namun dalam satu bulan terakhir kematian ternak terjadi secara masif.

“Faktor cuaca sangat berpengaruh, ditambah adanya penyakit mata putih yang menyerang bebek dan manila. Kematian ini terjadi bertahap dalam kurun waktu satu bulan,” ujar H. Agus, saat ditemui, baru-baru ini, Minggu (4/1/2026) Siang.

Ia menambahkan, pihak BUMDes telah berupaya melakukan perawatan dan penanganan sederhana, namun keterbatasan pengetahuan serta fasilitas kesehatan ternak menjadi kendala utama.
Atas kejadian tersebut, BUMDes Desa Cisarandi berharap adanya pendampingan dari dinas terkait,

"Khususnya di bidang peternakan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan usaha desa tetap dapat berjalan secara berkelanjutan," pungkasnya, singkat. (Red)

Iklan