Siswa - siswi MDTA, RA, dan MTs Samsululum mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar Kamis (22/1/2026) siang (Foto : Red/infosembilannews.com)
CIANJUR - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Samsululum menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H yang diikuti sekitar 200 siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari MDTA, RA hingga MTs.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis siang, 22 Januari 2026, bertempat di lingkungan MTs Samsululum, dan dimulai pukul 13.00 WIB. Acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme para peserta dengan mengusung slogan “Bersatu, Kompak, dan Sehati.”
Peringatan Isra Mi’raj ini menghadirkan penceramah sekaligus motivator, Kak Mal Sang Pengkisah, yang menyampaikan tausiyah dengan metode inspiratif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kisah perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, para siswa diajak untuk meneladani nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta pentingnya menjalankan salat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Madrasah MTs Samsululum, Asep Sobandi, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas akhlak peserta didik.
“Dengan diselenggarakannya peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap dapat meningkatkan keimanan dan akhlak siswa-siswi, baik dari MDTA, RA maupun MTs, serta menanamkan nilai-nilai positif sejak dini,” ujar Asep Sobandi.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh dana dari para donatur yang bersifat sukarela.
“Sumber anggaran berasal dari donatur secara sukarela. Yang terpenting, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh siswa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Samsululum, H.M. Dadang Ramdani, mengapresiasi penuh kegiatan peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan oleh MTs, MDTA, dan RA Samsululum.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan prestasi dan karakter siswa ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (Red01)
