Sekretaris DPMD Dendi Rinaldi, saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Review Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2025 dan Persiapan APBDes 2026 (Foto : Dedi/InfoSembilannews.com)
CIANJUR - DPMD Kabupaten Cianjur Menggelar (Rakor) Rapat Kordinasi, Review Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2025 dan Persiapan Perencanaan APBDes Tahun 2026. Bertempat Aula Kantor DPMD Jalan Perintis Kemerdekaan, No.4, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Rabu (31/12/2025) kemarin.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi, mengatakan. Dengan kegiatan acara ini rapat koordinasi reguler sebetulnya sehingga mengundang Kecamatan dan seluruh desa untuk menyampaikan review Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) tahun 2025.
"Dan juga persiapan pelaksanaan perancangan Apbdes 2026, yang sudah kami sampaikan tadi reviewnya seperti apa, kemudian juga sampaikan pagu-pagu definitif yang sudah tersedia," ucap Sekdis Dendi Rinaldi.
Baik untuk yang hadir semuanya untuk untuk kepala desa atau Kecamatan hadir semua, karena kita bagi dua ada yang hadir langsung di (Pemdes) Pemerintah Desa, ada juga dengan Miting Zoom. Alhamdulillah banyak terima kasih teman-teman di kecamatan maupun di desa.
"Hal tersebut karena memang ini yang ditunggu-tunggu, mungkin karena proses penetapan Apbdes 2026. Dengan isi tema dan tujuannya, yaitu tadi penyampaian evaluasi kebaikan interview terhadap pelaksanaan 2025 dan juga menyampaikan subtansi apa yang harus dimasukkan ke dalam Apbdes di tahun 2026 tersebut," ujarnya.
Rapat tersebut ini tentunya Anggaran yang belum cair 2026 ini, yang direncanakan harus dimasukkan ke dalam Apbdes, berdasarkan dengan pagu-pagu yang sudah di tetapkan dimasing-masing yang memberi penetapan.
"Terahir tentunya dengan harapannya kita, di 2026 walaupun banyak yang tidak kepuaas-puasan dan tidak hal-hal yang tidak pasti dengan ke uagan kita. Harapan kita tetap Pemerintah Desa di Kabuten Cianjur.
Danjuga harus berpegang perinsif-perinsif ke uangan Desa tetap tertib dan disiplin lebih baik. Dan juga harus ada peningkatan pendapatan hasil APB'Desa, yang bersignifikan," pungkasnya. (Dedi-Rjy)
