Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Puluhan Tahun Tanpa Jembatan, Warga Minta Pemerintah Buka Mata

info sembilan news
4 Des 2025, 12:40 WIB Last Updated 2025-12-04T05:40:38Z



Arus sungai saat musim hujan menjadi tantangan berbahaya siswa yang ingin berangkat sekolah. Berharap pemerintah segera membangun jembatan penghubung. (Foto : Warpol/InfoSembilannews.com)

CIANJUR -  Puluhan tahun lamanya, warga dan para siswa di Kampung Cikaso, Desa Nagasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintasi sungai yang menjadi satu-satunya akses terdekat menuju sekolah. Tidak adanya jembatan membuat para pelajar harus menyeberangi aliran sungai yang kerap deras, terutama saat musim hujan. 

Kondisi memprihatinkan ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada perhatian serius dari pemerintah daerah.

Salah satu warga Kampung Cikaso, Karnudin, membenarkan bahwa setiap hari para siswa harus melintasi sungai untuk bisa sampai ke sekolah.

“Apalagi saat musim hujan seperti sekarang. Air sungai menjadi sangat deras, sehingga tidak jarang siswa tidak pergi ke sekolah,” ujar Karnudin kepada awak media, Kamis (4/12/2025) pagi.

Ia menjelaskan bahwa saat curah hujan tinggi, arus sungai semakin kuat dan tidak mungkin dilintasi. Hal ini menyebabkan akses pendidikan dan roda perekonomian warga terganggu.

“Saat musim hujan, air sering meluap. Sangat membahayakan bagi siswa dan warga. Terpaksa kami tidak bisa beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Karnudin bersama warga Kampung Cikaso berharap pemerintah Kabupaten Cianjur dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memberikan solusi konkrit.

“Kami sangat berharap pemerintah membangun jembatan di sini. Supaya anak-anak bisa bersekolah dengan tenang dan warga tidak lagi terhambat dalam menjalankan aktivitas ekonomi,” pungkasnya. (Red01)

Iklan