Kantor P3DTPQ Kabupaten Cianjur di Jalan Raya Pramuka Km 1, Karangtengah (Foto : Dedi Rjy/InfoSembilannews.com)
CIANJUR - Ketua Tim Teknis Penyelenggara Pemberdayaan Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an (P3DTPQ) Kabupaten Cianjur, Muhamad Toha, menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan guna mewujudkan Cianjur sebagai Kota Santri.
Hal tersebut disampaikan M. Toha saat ditemui di kantor P3DTPQ yang berlokasi di Jalan Raya Pramuka Km 1, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jumat (29/2/2026).
M. Toha yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Cianjur menjelaskan, memasuki bulan suci Ramadan, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan evaluasi akhir kegiatan pembelajaran di Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an.
“Di bulan Ramadan ini, kami mempersiapkan evaluasi akhir pembelajaran bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah dan pendidikan Al-Qur’an. Selain itu, kami juga mendorong lembaga-lembaga untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan aktivitas keagamaan di lingkungan masing-masing,” ujar M. Toha.
Menurutnya, keberadaan Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang religius serta berakhlak mulia. Hal ini sejalan dengan harapan bersama untuk mengembalikan identitas Cianjur sebagai Kota Santri.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 2.000 lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Cianjur dengan jumlah tenaga pengajar mencapai kurang lebih 10.000 guru pendidikan Al-Qur’an. Selain itu, terdapat pula sekitar 700 lembaga tambahan dengan 5.000 hingga 6.000 guru yang tersebar di berbagai wilayah.
“Ini merupakan potensi besar dan strategis untuk bersama-sama mewujudkan Cianjur sebagai Kota Santri. Dengan jumlah lembaga dan guru yang cukup banyak, sinergi dan pembinaan yang berkelanjutan sangat diperlukan,” jelasnya.
M. Toha berharap seluruh elemen, baik lembaga pendidikan, para guru, organisasi pembina, Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Cianjur, hingga para pemangku kepentingan di masyarakat, dapat bersinergi dan bahu-membahu dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah.
“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan Cianjur di era baru yang berjaya dan istimewa, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan, kesejahteraan, dan semangat berkarya,” pungkasnya. (Dedi R)
