Bupati Cianjur Dr. Muhammad Wahyu Ferdian didampingi jajaran Disdikpora dan STIT Assa'idiyyah melepas 77 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2026 di depan Pendopo Pemkab Cianjur. (FOTO : Dedy/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Bupati Cianjur, Dr. Muhammad Wahyu Ferdian, secara resmi melepas 77 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Assa'idiyyah yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Cianjur, Rabu (22/7/2026).
Sebanyak 77 mahasiswa akan diterjunkan ke lima desa yang berada di tiga kecamatan, yakni Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi. Para peserta KKN berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian berharap pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat sesuai dengan bidang keilmuannya. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus membawa manfaat bagi warga," ujar Bupati.
Ia juga mendoakan agar STIT Assa'idiyyah terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang berkualitas, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan serta pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Cianjur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib diikuti oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan studinya.
"Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat," katanya.
Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STIT Assa'idiyyah, Muhammad Mamat Rahmat, menjelaskan bahwa program KKN merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa didorong untuk mampu mengidentifikasi berbagai persoalan di masyarakat, melakukan kajian, serta memberikan solusi yang relevan, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan UMKM.
"Kami berharap keberadaan mahasiswa selama KKN dapat memberikan dampak positif yang benar-benar dirasakan masyarakat. Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mendukung pembangunan daerah," ungkapnya.
Program KKN STIT Assa'idiyyah dilaksanakan setiap tahun dan pada tahun ini berlangsung selama satu bulan. Pihak kampus optimistis para lulusannya akan terus memberikan kontribusi sebagai tenaga pendidik di berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur maupun daerah lainnya. (Dedy)
