Kegiatan Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, unsur Forkopimda, Dandim 0608/Cianjur, (Foto : Dedy R/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349, Pemerintah Kabupaten Cianjur meresmikan gedung baru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa donor darah, cek kesehatan gratis (CKG), serta santunan kepada anak yatim.
Acara berlangsung di kantor baru Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, unsur Forkopimda, Dandim 0608/Cianjur, perwakilan Polres Cianjur, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala UPTD Puskesmas, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Dinas Kesehatan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kantor lama sudah tidak lagi memadai, baik dari sisi kapasitas maupun fasilitas pendukung, termasuk area parkir yang terbatas.
"Alhamdulillah kini Dinas Kesehatan memiliki gedung yang lebih representatif. Bangunan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini telah direnovasi dan difungsikan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal," ujar Wahyu.
Ia berharap keberadaan gedung baru tersebut mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tenaga kesehatan dalam menjalankan pelayanan. Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan arahan kepada seluruh kepala UPTD Puskesmas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya mengedepankan kompetensi medis, tetapi juga harus dibarengi dengan sikap ramah, empati, serta pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
"Pelayanan kesehatan harus dilakukan secara paripurna. Selain profesional, tenaga kesehatan juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis agar masyarakat merasa nyaman," katanya.
Terkait dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Ia juga menanggapi adanya laporan dugaan keterlambatan penanganan pasien hingga meninggal dunia di wilayah Cibinong. Menurutnya, kasus tersebut akan ditelusuri secara menyeluruh dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi yang objektif.
"Kami turut berduka cita atas meninggalnya pasien tersebut. Pemerintah akan melakukan evaluasi agar pelayanan kesehatan terus diperbaiki sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," tegasnya.
Bupati menambahkan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga aspek sosial, etika,
"Dan spiritual sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.(Dedy)
