Acep Bagas (55) Penjual berbagai jenis pisang di sekitar Pemakaman Pasarean Agung, Kelurahan Pamoyanan. (Foto : Dedy/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Di tengah upaya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, Acep Bagas (55), seorang pedagang buah pisang di sekitar Pemakaman Pasarean Agung RT 01/RW 011, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, terus bertahan menjalankan usahanya meski dengan modal yang terbatas.
Sejak lima bulan terakhir, Acep menjajakan berbagai jenis pisang, di antaranya pisang galek, pisang ambon, pisang raja bulu, pisang muli, dan pisang lampeneng. Berbekal modal usaha sekitar Rp3 juta, ia setiap hari melayani pembeli yang melintas di kawasan tersebut.
Menurut Acep, usahanya masih memiliki peluang untuk berkembang. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama untuk menambah stok dagangan dan meningkatkan omzet penjualan.
Ia pun berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan bantuan permodalan bagi pelaku usaha mikro agar usahanya semakin maju.
"Kalau ada tambahan modal, saya ingin menambah stok pisang agar pilihan untuk pembeli lebih banyak dan penghasilan juga bisa meningkat," ujar Acep, saat ditemui Infosembilannews, Selasa (30/06/2026).
Keberadaan lapak buah milik Acep menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan buah segar dengan harga terjangkau. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumen, usaha kecil seperti ini juga menjadi penopang perekonomian keluarga sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Acep berharap perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM terus ditingkatkan melalui program bantuan modal usaha sehingga usaha kecil yang dijalankan masyarakat dapat berkembang.
"Dan memberikan manfaat yang lebih luas," pungkasnya. (Dedy)
