Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Pelaku Usaha Kecil Elektronik di Cianjur, Kelola Modal Usaha Capai puluhan Juta

info sembilan news
9 Mei 2026, 12:30 WIB Last Updated 2026-05-09T05:30:58Z



Barang elektronik di Jl. Otista 2, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, menata berbagai perangkat audio dan elektronik. (Foto : Red/InfoSembilannews.com)

CIANJUR - Di tengah persaingan usaha dan tantangan ekonomi, pelaku usaha kecil di bidang barang elektronik di Kabupaten Cianjur terus menunjukkan semangat bertahan dan berkembang.

Pelaku usaha salah satunya adalah Dodi Heryadi, warga Kelurahan Pamoyanan RT 01/011 Kecamatan Cianjur, ia menjalankan usaha jual beli serta perbaikan perangkat elektronik rumah tangga dengan modal terbatas.

Lalu Dodi menekuni usaha elektronik secara mandiri dengan menyediakan berbagai perlengkapan audio seperti speaker, tape, sound system, hingga peralatan elektronik bekas yang masih layak pakai. 

"Usaha yang dirintis ini menyasar masyarakat umum yang membutuhkan perangkat elektronik dengan harga terjangkau," kata dia, kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Dengan permodalan usaha membutuhkan ditaksir antara Rp15 juta hingga Rp20 juta, dia (Dodi) memanfaatkan keterampilan teknisnya untuk memperbaiki dan merakit kembali barang elektronik sehingga memiliki nilai jual kembali. 

"Nah, cara ini menjadi strategi agar usaha tetap berjalan di tengah keterbatasan modal," ujarnya.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap barang elektronik bekas yang masih berkualitas cukup tinggi, terutama bagi kalangan yang ingin mendapatkan harga lebih hemat namun tetap fungsional.

Usaha kecil seperti yang dijalankan Dodi Heryadi menjadi gambaran nyata ketekunan pelaku UMKM di sektor elektronik di Cianjur. Dengan keterampilan, ketelatenan, dan semangat kerja, ia berharap usahanya bisa terus berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.

"Kami berharap adanya dukungan permodalan maupun pembinaan dari pihak terkait, agar pelaku usaha kecil seperti dirinya dapat meningkatkan skala usaha serta memperluas jangkauan pemasaran," pungkasnya. (Dedi)

Iklan