Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Kapolda Sumsel Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di OKI, Rangkul Berbagai Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas

info sembilan news
22 Apr 2026, 13:57 WIB Last Updated 2026-04-22T06:58:02Z



Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Siaga Karhutla 2026 di GOR Perahu Kajang Kayuagung, bersama TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat sipil. (Foto : Doddy/Infosembilannews)

KAYAAGUNG - Komitmen menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif dan inklusif kembali ditegaskan oleh Polda Sumatera Selatan melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Siaga Karhutla Kabupaten OKI Tahun 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, di halaman GOR Perahu Kajang, Rabu (22/4/2026).

Apel tersebut menampilkan pemandangan penuh pesan persatuan. Tidak hanya melibatkan personel TNI-Polri dan aparatur pemerintah, kegiatan ini juga merangkul berbagai elemen masyarakat sipil dari latar belakang yang beragam.

Ratusan Bhabinkamtibmas, prajurit TNI, personel BPBD, Manggala Agni, hingga Regu Pemadam Kebakaran (RPK) tampak berdiri berdampingan dengan perwakilan Banser, Pecalang, Pemuda Batak Bersatu, Pagar Nusa, PSHT, Kokam, serikat buruh, komunitas ojek, bahkan kelompok eks narapidana terorisme (napiter).

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbedaan identitas bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam menjaga wilayah.

“Kita hadir dari latar belakang yang berbeda, namun dipersatukan oleh satu visi yang sama, menjaga Bumi Bende Seguguk agar tetap aman, damai, dan bermartabat,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan perubahan paradigma keamanan yang tidak lagi menjadi tanggung jawab eksklusif aparat berseragam, melainkan fondasi kehidupan bermasyarakat yang harus dijaga bersama.

“Pemeliharaan kamtibmas bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri. Ini tanggung jawab seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kamtibmas adalah milik kita bersama,” ujarnya.

Kehadiran elemen sipil dalam apel ini terangkum dalam program bertajuk Sabuk Kamtibmas, yang menurut Kapolda memiliki makna filosofis sebagai pengikat, penguat, dan pelindung masyarakat. Ia juga berpesan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa-desa agar berperan sebagai agen penyelesaian masalah (problem solver), bukan sekadar penegak hukum.

Selain fokus pada stabilitas keamanan sebagai prasyarat pertumbuhan UMKM dan investasi, apel ini turut menyoroti kesiapsiagaan menghadapi bencana tahunan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolda menargetkan Kabupaten OKI mampu mencapai status Zero Karhutla pada 2026 dan menjadi percontohan bagi wilayah lain melalui pendekatan pencegahan dini yang humanis namun tegas.

Menutup amanatnya, Kapolda mengajak seluruh aparat dan masyarakat untuk menjadikan kebaikan sebagai landasan pengabdian.

“Sudahkah kita berbuat baik hari ini? Jadikan itu semangat kita semua, karena sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Turut hadir dalam apel tersebut jajaran pejabat utama Polda Sumsel, Dandim 0402/OKI, Forkopimda OKI, tokoh masyarakat, dan akademisi setempat. Melalui momentum ini, diharapkan sinergi lintas elemen tidak berhenti pada seremoni, melainkan terus terjaga dalam upaya mewujudkan kamtibmas yang presisi, humanis, serta target Zero Karhutla 2026 di Kabupaten OKI.

(Doddy S)

Iklan