Rektor IAI Al-Azhary Cianjur, Dr. Dadang Zenal Mutaqin, S.H.I., M.Pd., saat memberikan sambutan acara peresmian dan pelantikan rektor di Aula IAI Al-Azhary (Foto : Dedi/Infosembilannews)
CIANJUR - Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhary Cianjur resmi menggelar peresmian sekaligus pelantikan rektor yang berlangsung di Aula IAI Al-Azhary KH Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, Jumat (5/3/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, tokoh politik, birokrat, hingga para kepala sekolah di wilayah Kabupaten Cianjur.
Rektor IAI Al-Azhary Cianjur, Dr. Dadang Zenal Mutaqin, S.H.I., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan secara resmi keberadaan Institut Agama Islam Al-Azhary kepada masyarakat luas.
“Acara ini merupakan deklarasi peresmian sekaligus pelantikan saya sebagai rektor. Lembaga ini sebelumnya berstatus sekolah tinggi dan telah berdiri sekitar 43 tahun. Alhamdulillah setelah melalui perjuangan beberapa tahun, kini resmi menjadi institut,” ujar Dadang.
Ia menegaskan, peresmian ini juga bertujuan untuk menyampaikan kepada publik bahwa di Kabupaten Cianjur kini telah hadir Institut Agama Islam Al-Azhary sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi Islam.
Menurutnya, antusiasme para undangan yang hadir menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak kampus. Banyak pihak dari berbagai kalangan yang turut mendukung lahirnya institut tersebut.
“Kami tidak menyangka antusiasme yang hadir begitu tinggi. Ini menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan ini,” katanya.
Dadang menjelaskan, momentum peluncuran institut juga sengaja dilaksanakan pada bulan suci Ramadan dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan membina generasi Qur’ani.
“Launchingnya bertepatan dengan 17 Ramadan, sebelum berbuka puasa bersama. Kami mengangkat tema Nuzulul Qur’an untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam serta membina generasi Qur’ani,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran IAI Al-Azhary Cianjur dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Kabupaten Cianjur.
“Kami berharap lembaga ini bisa menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus membina generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (Dedi R)
