Ratusan domba pilihan dari berbagai daerah untuk mengikuti Kontes Terbuka Seni Ketangkasan Domba Garut yang digelar HPDKI Kabupaten Cianjur di Lapangan Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, (Foto : Warpol/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Cianjur ke-349, HUT Bhayangkara ke-80, serta HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Cianjur akan menggelar Kontes Terbuka Seni Ketangkasan Domba Garut.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Pasir Munding, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.
Kontes diperkirakan akan diramaikan ratusan domba dari berbagai kelas yang dibawa para peternak dan pemilik domba dari sejumlah daerah. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Cianjur, tetapi juga dari Garut, Tasikmalaya, Bandung, Sukabumi, serta daerah lainnya.
Ketua panitia pelaksana, M. Arifin yang akrab disapa Ari Bule, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan seni budaya khas Tatar Sunda.
“Gelaran seni ketangkasan Domba Garut ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Cianjur, HUT Bhayangkara dan HUT RI ke-81. Selain itu, kegiatan ini sebagai wujud pelestarian seni budaya khas Tatar Sunda,” ujar Ari Bule.
Menurutnya, kehadiran para peternak dari berbagai daerah akan membuat gelaran semakin semarak sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas dan pelaku peternakan domba.
Dia berharap kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian peternak. Dengan adanya kontes dan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap domba berkualitas, diharapkan nilai jual domba dapat semakin baik.
“Harapannya harga pasar dan nilai jual domba-domba Garut semakin meningkat, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para peternak dan membuat mereka semakin semangat mengembangkan peternakan domba,” katanya.
Ia menambahkan, selain memberikan manfaat bagi peternak, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi acara. Para pedagang dan pelaku UMKM di sekitar Lapangan Pasir Munding juga diharapkan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Ari Bule pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberadaan seni ketangkasan Domba Garut agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
“Mohon doa restunya agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Semoga seni ketangkasan Domba Garut tidak lekang dimakan zaman. Mari kita terus rawat dan pelihara budaya ini dengan ngamumule melalui gelaran pentas seni ketangkasan,” pungkasnya. (**/)
