Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Konferensi Kerja I PGRI Cianjur 2026: Perkuat Soliditas Guru, Susun Program Strategis Satu Tahun ke Depan

info sembilan news
29 Mar 2026, 09:57 WIB Last Updated 2026-03-29T02:57:33Z



Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, H. Ruhli Solehudin, S.Ag, saat memberikan sambutan dalam Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Cianjur Masa Bakti XXIII Tahun 2026 di Gedung PGRI 1, Sawah Gede, Sabtu (28/3/2026) (Foto : Dedi/InfoSembilannews)

CIANJUR - Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Cianjur Masa Bakti XXIII Tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi dan perumusan program strategis pendidikan di tingkat daerah. Kegiatan yang mengusung semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini digelar di Gedung PGRI 1, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Sabtu (28/3/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, H. Ruhli Solehudin, S.Ag, para dewan guru, komite sekolah, serta koordinator pendidikan (Kordik) dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Ruhli menegaskan bahwa konferensi kerja ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang penting untuk melakukan evaluasi program, menyusun perencanaan, serta memperkuat pengawasan dan pembinaan program kerja PGRI selama satu tahun ke depan.

“Konferensi ini adalah bagian dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi. Dari evaluasi itulah nanti lahir rekomendasi, mana yang perlu ditingkatkan dan mana yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa PGRI dan Disdikpora memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, guru merupakan pilar utama pembangunan bangsa, sehingga peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru harus menjadi prioritas bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan PGRI. Disdikpora dan PGRI memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan mutu pendidikan. Setelah kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat langsung menindaklanjuti hasil konferensi di tingkat kecamatan masing-masing,” tambahnya.

Ruhli berharap konferensi ini mampu menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam peningkatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Sementara itu, PGRI Kabupaten Cianjur berharap forum ini dapat menjadi tonggak penting dalam penyusunan roadmap pendidikan yang lebih adaptif, humanis, serta selaras dengan perkembangan teknologi, menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Dedi)

Iklan