Kondisi ruas Jalan Raya Sukabumi - Cianjur di wilayah Ciwalen - Cieunder tampak gelap gulita akibat minimnya PJU, Selasa malam (17/02/2026). (Foto : Warpol/InfoSembilannews)
CIANJUR - Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik ruas Jalan Raya Sukabumi - Cianjur dikeluhkan para pengendara yang kerap melintas pada malam hari. Kondisi gelap gulita terutama dirasakan di jalur mulai dari sekitar SPBU Ciwalen hingga sebelum gudang Alfamart Cieunder, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Berdasarkan pantauan Wartapolitan pada Selasa malam (17/02/2026), sepanjang jalur tersebut tampak minim penerangan.
Beberapa titik bahkan nyaris tanpa lampu jalan, sehingga membuat jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas, khususnya di wilayah Desa Ciwalen hingga Desa Cieunder.
Salah seorang warga Warungkondang, Zenal, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan maupun penambahan lampu penerangan.
“Kalau melintas malam hari saya tidak berani mendahului kendaraan lain, takut terjadi kecelakaan karena jalannya gelap,” ujarnya.
Menurutnya, selain berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas, kondisi jalan yang gelap juga rawan tindak kriminalitas. Ia menuturkan, beberapa bulan lalu sempat terjadi aksi perampokan terhadap pengendara sepeda motor di jalur tersebut hingga menyebabkan korban mengalami luka serius dan kehilangan kendaraannya.
Para pengendara dan warga sekitar berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah konkret dengan memasang dan mengoptimalkan lampu PJU di sepanjang ruas jalan itu.
“Jalur Sukabumi - Cianjur ini kan termasuk padat kendaraan, jadi sangat membahayakan kalau dibiarkan gelap terus. Kami berharap segera dipasang penerangan jalan umum,” harapnya.
Jika tidak segera ditangani, kondisi minim penerangan dikhawatirkan akan terus mengancam keselamatan pengguna jalan serta meningkatkan potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut. (Red01)
