Bersana Dengan Koperasi Pemasaran PGM Indonesia Kabupaten Cianjur. (Foto:Yati-Nia/Infosembilannews.com)
CIANJUR - Kegiatan ini adalah harlah ke-17 perkumpulan guru madrasah se Indonesia tingkat kabupaten Cianjur. Sebagaimana rencana awal yang digagas oleh guru-guru dan kepanitiaan dari, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Alhamdulillah pada hari ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, walaupun kegiatan ini memang dikhususkan untuk di Kabupaten Cianjur.
H. Ramlam Rustandi S.Ag, M.Si. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, mengatakan. Dengan hal kegiatan ini yang pertama walaupun sudah ke 17 tahun tapi di Cianjur yang pertama, karena pembentukan PGM di Indonesia dengan berbagai kondisi yang sangat terbatas. Namun Alhamdulillah bisa dilaksanakan dan peserta yang hadir juga itu hanya 11 Kecamatan karena mengingat letak geografis kondisi dan lain-lain jangan sampai memberatkan kepada peserta.
"Nah Alhamdulillah kesimpulannya hari ini bisa berjalan dengan baik, isi tujuannya tentunya ini organisasi perkumpulan guru madrasah se Indonesia, ini adalah organisasi mitra Kementerian Agama, menjadi mitra karena anggota dan kepengurusannya bagian dari guru-guru tentunya yang ada di diharapkan kita bisa berkolaborasi ketika misalnya ada harapan dari guru kita untuk terus saling berkomunikasi," jelasnya.
Kemudian ada program-program untuk penguatan lembaga (SDM) Sumber Daya Manusia, maupun sistem. Nah diharapkan PGM ini bisa menjembatani dengan para partisi guru-guru di madrasah di seluruh tingkatan untuk guru di madrasahnya sendiri, untuk keseluruhan di Kabupaten semua guru pendidik kurang lebih 7.000 orang.
"Baik hal tersebut yang tersebar di 667 lembaga Madrasah seluruh tingkatan MTS dan MA dari 667 lembaga tadi hanya 12 yang negeri, apakah untuk kegiatan hari ini karena yang pertama yang dilibatkan itu dari mulai MTS dan MA tetapi sesungguhnya ini masih banyak, misalnya guru madrasah seperti ini. Yang kedua guru di pesantren ada program PDF itu adalah di pondok pesantren.
Maka hal ini belum dilibatkan secara bareng-bareng, karena kita juga mengingat kondisi kita perlu sosialisasikan dulu, lalu kemudian juga melihat kondisi jangan sampai membebankan kepada guru-guru. Harapan dengan adanya peringatan perkumpulan semua guru se Indonesia di Kabupaten Cianjur ini supaya benar-benar bisa memberikan kontribusi yang nyata," terangnya.
"Maka hal yang kesatu itu bagaimana kita bisa mengakselerasikan sistem-sistem, baik misalnya ada kurikulum kita yang bisa diimplementasikan dengan baik sebaik baiknya. Kedua bagaimana meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan mata pelajaran dengan yang lain-lainnya. Ketiga guru-guru diharapkan bersama-sama dengan kami bisa menjaga kualitas moto di pendidikan.
Jadi bukan hanya di sisi akademis tetapi dari moral dan karakter baik ini yang harus kita jaga. Selanjutnya infrastruktur kalau infrastruktur kita tidak bisa bicara banyak dengan situasi sekarang, tetapi diharapkan PGM juga bisa memberikan informasi yang lengkap sehingga kita bisa menyampaikan kembali dan usulan-usulan itu bisa menjadi prioritas lembaga.
"Maka hal itu yang mana menjadi kualitas mendapatkan perhatian perbaikan infrastruktur lembaga Madrasah Ibtidaiyah, maupun Negeri itu ada dua 1 di Karang Tengah ke 2 di Sindang Barang, kalau MTs ada 7, 1 di Ciherang MTs 2 di Tangeng, MTs, 3 di Ciranjang, MTs 4 di Sukanagara, Mts 5 di Cilaku, 6 di Joglo MTs 7 di Sindang Barang. Kalau MAN ada 3, Man 1 Kota, Man 2 Pacet, Man 3 ditanggeng," ujarnya.
Jadi hal ini memang betul dan ini juga kemarin saya sampaikan ke DPD RI kami mengharapkan ada penguatan yang sebaran Madrasah Negeri ini terjangkau oleh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Cianjur, misalnya perbatasan dengan Bandung. Satu di sebelah Ciranjang harus ada Madrasah Negeri misalnya Alia sehingga aliyah di sana itu tidak terlalu jauh.
Baik keinginan masyarakat kita harus memfasilitasi karna itu sesusi pilihan masyarakat. Artinya ketersediaan Negeri juga harus mewakili di sana. Kedua perbatasan dengan Sukabumi juga harus ada. Ketiga perbatasan dengan Garut Cidaun juga harus ada sehingga sebarannya itu bisa menjadi merata.
"Dan juga bisa mewakili dari seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Cianjur, tapi kami mampu kondisi sekarang karena berbagai keterbatasan sehingga kita fokus memaksimalkan lembaga-lembaga yang ada. Dalam hal anggaran ini swadaya yang dikelola oleh PGM," tandasnya.
Ketua Umum Jaenal Mutakin, perkumpulan guru madrasah di Kabupaten Cianjur menambahkan, pada hari ini lahir PGM itu pada tanggal 24 Juli, karna di Cianjur berbagai situasi jadi acaranya diahirkan lewat awal bulan baru tanggal 2 Agustus, bersama dengan beberapa kabupaten juga ada yang mengadakan acara PGM hari ini.
"Mungkin untuk di Cianjur baru yang pertama kali mengadakan perkumpulan guru-guru di hari Peringatan Harlah ke 17, mudah-mudahan bisa menjadi gairah kesemangatan, berorganisasi sebagai para guru yang sudah profesi sebagai guru, memang sudah diakui Kemenkumham, dengan legal sebagai organisasi profesi yang legal di semua 11 Kecamatan yang hadir," tegasnya.
Baik hal itu karena memang kami minta hasil musyawarah kerelaan dari para Kecamatan ada beberapa kita terima kita kumpulkan juga ada dari swadaya berkolektif mereka. Mungkin mereka ada sedikit-sedikit menyumbangkan sekitar berapa sesuai daftar yang mereka terima.
"Dari 11 Kecamatan yang hadir terhitung sekitar 1.100 san, sesuai daftar yang hadir. Baik yang paling banyak dari Kecamatan Karangtengah Tengah, yang paling jauh itu Kecamatan Cikadu, kalau Kecamatan Cidaun kemarin sudah di informasikan tapi mungkin ada halangan," katanya.
Harapan saya semoga pertemuan guru madrasah ini, semakin solid, sebagai apa sebuah organisasi yang memang memberikan manfaat kepada guru-guru Madrasah baik dalam perlindungan advokasi baik peningkatan kompetensi guru di segala bidang pendidikan sebagai profesinya yang perlu perjuangan dengan mengadakan hal-hal semacam diklat-diklat seminar dan sebagainnya.
"Karna kita selama ini, karna hal-hal semacam itu kita kan membutuhkan dana juga akan tetapi kedepannya semoga dengan adanya wadah organisasi yang kuat kita bisa berjalan dengan baik. Maka yang untuk datang hari ini, kami juga mengundang F1 Bupati Cianjur, mungkin ada halangan jadi yang mewakili dari Asda 2 dengan pak Arif," tungkasnya. (Nia-Yati)
(Editor-D3D1-Rjy)