Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Dalam Acara Kegiatan Peningkatan Kspasitas Pemerintah Desa di 7 Kecamatan

info sembilan news
31 Jul 2025, 23:22 WIB Last Updated 2025-07-31T19:32:30Z



Serta Pengurus BumDesa Meningkatkan PADes Melalui Kerjasama Desa. 
(Foto:Sri-Nia/Infosembilannews.com)

CIANJUR - Dalam Acara Kegiatan Peningkatan Kspasitas Pemerintah Desa dan Pengurus BumDesa Dalam Meningkatkan PADes Melalui Kerjasama Desa. Bertempat Lokasi kegiatan acara di Aula Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kamis (31/07/2025) pagi. 

Dihadiri Puluhan peserta yang berasal dari unsur kepala desa, salah satunya di 7 Kecamatan, Cugenang, Pacet, Cipanas, Cikalong Kulon, Mande, Ciranjang dan Sukaluyu, juga sekretaris desa, ketua BPD dan ketua TP PKK mendapat pelatihan guna meningkatkan kapasitas diri dalam pelayanan masyarakat disetiap kewilayahan desa.

Kepala Bidang Penataan Desa (DPMD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Cianjur, Dendy Kristanto, mengatakan. Dalam acara kegiatan ini sebetulnya kelanjutan dari minggu lalu, ada tema temen-temen yang minggu lalu juga ada dari media namun hanya satu media yang pernah tayang, jadi di tempat ini adalah sudah gelombang kedua dari kegiatan peningkatan kapasitas untuk pemerintah Desa.

"Dan juga BumDesa dalam rangka mendorong mereka meningkatkan (Kades) Kepala Desa, lewat kerja sama karna hasil evaluasi kami berdasarkan indeks Desa yang sudah di-input oleh temen-temen desa sampai dengan bulan Juni kemarin setelah kami evaluasi itu total PADes itu dibawah  keseluruhan Desa," ucap Kabid DPMD Dendy Kristanto.

Nah" kalau digabung kita tidak memutar Desa tapi Kabupaten Cianjur total PADes, yang dimiliki sampai ada yang dimiliki oleh Desa itu masih di bawah 1% dibandingkan total dana yang turun ke Desa sehingga kita mendorong supaya Desa-desa ini bisa berupaya mendongkrak memiliki dan mendongkrak pendapatan hasil Desa lewat kerjasama semua Desa di Kabupaten Cianjur.



"Maka hal tersebut apa yang dimaksud kerjasama, sekarang kita tahu bersama-sama semua Desa lewat Bumdes yang sudah mengelola dana ketahanan pangan, itu yang jadi kendala sebetulnya. Karena semua pengelola dana ketahanan pangan itu pasti akses, kalau secara memasarkan supaya untungnya itu optimal. Maka salah satu celahnya dengan bekerja sama yang lebih baik dan elegan," terangnya.

Dan hal ini, itu bisa secara bekerjasama dengan Bumdes atau bekerjasama dengan pihak ketiga. Misalnya saya produksi beras, saya memproduksi ayam, kalau menjual ke masyarakat saja pasti untungnya kecil, maka bisa bekerja sama dengan pihak ketiga menjadi suplayer hotel, dengan pihak rumah makan, lestoran, nah di forum ini kita bahas supaya mereka yang selama ini masih berpikir di ketahanan pangan yang banyak permasalahan.

"Jadi kalau secara mengelolanya hanya menjual ke masyarakat setempat mungkin kurang efesien. Nah sekarang dibuka diruang publik bahwa bisa ada ruang-ruang untuk Expansi usaha mereka lewat kerjasama Desa. Baik kalau DPMD sifatnya pembinaan untuk pengawasan sebenarnya. Ada fungsi-fungsi tadi secara berjenjang pengawasan dilakukannya oleh BPD dan Kepala Desa, sebagai komisaris dan setelah itu nanti ada di level tingkat Kecamatan dan juga di tingkat Kabupaten.

Baik pengawasan hal tersebut itu oleh Avv sendiri namanya inpetorat, ketika nanti ada audit tidak hanya kepada Kepala Desa, selama ini kan fokus hanya seolah belajar untuk Kepada Kepala Desa atau fisik pembangunan nanti bisa masuk ke Bumdes," tandasnya. 

"Dalam hal kegiatan acara ini, itu kemarin juga sudah ada 9 Kecamatan dan untuk hari ini ada 7 Kecamatan di semua Kepala Desa. Untuk tahun depan paling yang kita mulai merapat ke Cianjur Selatan, di tahun ini kita masih fokus di wilayah utara kurang lebih ada 16 Kecamatan jumlahnya yang sudah tersampaikan.

Maka yang sudah tersampaikan ada kurang lebih dengan Minggu yang lalu di 9 Kecamatan dan 7 Kecamatan saat ini dengan jumlah semua Desa itu ada di 177 Desa. Kalau untuk Kelurahan, Kecamatan Cianjur. Tentu pastinya rutin lewat traktor, tapi ini kan kita sifatnya tanggung jawab kita untuk tupoksi di 7 Kecamatan tersebut," ujarnya.

"Terahir dengan Pelatihan Pengetahuan dan Keterampilan Administrasi Desa, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemerintah desa dalam mengelola administrasi desa.

Dan juga dengan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan pengurus BUMDesa, diharapkan PADes dapat meningkat dan pembangunan desa dapat berjalan dengan lebih baik," tungkasnya. (Nia-Sri) 

(Editor-D3D1-Rjy)

Iklan