Pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan instansi terkait saat melakukan proses pemadaman dan pendinginan kebakaran Gudang Sanya di RW 09, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, (Foto : Dedi R/InfoSembilannews.com)
CIANJUR - Peristiwa kebakaran hebat melanda Gudang Sanya yang berada di wilayah RW 09, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026). Kebakaran tersebut terekam dalam durasi video sekitar 41 menit saat api membesar dan melahap bangunan gudang.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.30 WIB dan dengan cepat membesar, sehingga sempat memicu kepanikan warga sekitar. Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Proses pemadaman turut didukung satu unit mobil tangki air milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur, kendaraan Samapta Polres Cianjur, serta satu unit kendaraan Water Cannon.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yuriko Hadi, mengatakan kebakaran berhasil dipadamkan berkat kerja sama lintas instansi serta partisipasi masyarakat sekitar. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas langsung melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Alhamdulillah, kebakaran dapat kita tangani bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa Cianjur sebagai sebuah komunitas kota mampu bergerak cepat dalam menghadapi bencana. Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan,” ujar Kapolres Cianjur.
Ia memastikan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh petugas.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materi masih kami hitung, termasuk jenis dan nilai barang yang terbakar,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, proses pemadaman sempat mengalami sejumlah kendala akibat kondisi bangunan di sekitar lokasi yang cukup padat serta cuaca yang berangin. Kondisi tersebut membuat api cepat menyebar dan menyulitkan petugas menjangkau sumber kebakaran.
“Angin dan padatnya bangunan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman,” tambahnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian belum dapat memastikan sumber api. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan dengan melibatkan tim forensik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berada di lokasi kejadian guna memastikan situasi benar-benar aman dan tidak terjadi kebakaran susulan. (Red)
